Berita

20 Feb 2017

Tercapai kesepakatan PT PLN dengan PT Angkasa pura II. Kerjasama untuk menjamin pasokan listrik ke Bandara Sultan Syarif Kasim atau SSK II Pekanbaru. Riauterkini-PEKANBARU-PT PLN melakukan penandatanganan mengenai Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik dengan 2 pelanggan berkarier premium, yaitu PT Angkasa Pura dan PT Air Navigation Senin (20/2/17). Menurut Manager SDM dan Umum, PLN WRKR, Dwi Suryo Abdullah, penandatanganan dilakukan mengingat PT Angkasa Pura dan PT Air Navigation adalah perusahaan yang melayani publik. Sehingga membutuhkan pelayanan prima dari pasokan listrik. "Disebut sebagai pelanggan premium bertarif khusus, karena kebutuhan listrik 2 perusahaan tersebut dipasok dari 2 gardu induk. Gardu Induk Teluk Lembu dan Garuda Sakti. Sehingga dijamin tidak akan mengalami pemadaman listrik," terangnya. Jaminan tidak ada pemadaman listrik menurut Dwi adalah jika gardu induk yang satu terjadi kendala, maka lost daya bisa di gantikan oleh gardu induk lainnya.

 
More...
20 Feb 2017

Jakarta (Kabarna.ID) – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menargetkan porsi penumpang internasional untuk moda angkutan udara bertambah menjadi 30 persen pada 2019. Saat ini baru 23 persen dari 89 juta penumpang merupakan penumpang internasional.

 
More...
20 Feb 2017

Jakarta, Kabarna.ID — PT Angkasa Pura (AP) II optimistis bahwa jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia akan terus meningkat sepanjang tahun ini.

 
More...
17 Feb 2017

TEMPO.CO, Tangerang - PT Angkasa Pura II (Persero) membangun gardu listrik induk khusus di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Pembangunan gardu induk bertegangan 150 KV dan berkapasitas 2 x 60 MVA untuk memastikan pasokan listrik ke bandara tetap terjaga. Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin mengatakan gardu induk khusus bandara yang menelan nilai investasi sebesar Rp 223 miliar itu akan dilaksanakan oleh PT Waskita Karya Tbk." Ditargetkan tuntas pada 2018,"katanya,  Jum'at 17 Februari 2017. Baca Juga: Angkasa Pura II Siapkan Terminal Baru di 5 Bandara Ini Awaluddin mengatakan gardu induk ini akan meningkatkan kualitas sistem kelistrikan di Bandara Soekarno-Hatta sehingga pelayanan kepada maskapai serta penumpang tetap terjaga. Awaluddin menambahkan apabila gardu induk tersebut sudah beroperasi, maka aliran listrik dari gardu induk PLN akan dialirkan ke gardu induk kemudian diteruskan ke tiga power supply yang ada di bandara untuk mendukung kelistrikan di Terminal 1, Terminal 2, dan Terminal 3, serta kawasan perkantoran." Skema ini berbeda dengan yang ada saat ini, di mana pasokan listrik dari gardu induk PLN lalu dialirkan ke feeder Jakarta International Airport Cengkareng atau JIAC 1, 2, 3, dan 4, baru kemudian ke tiga power supply," ucapnya Menurut Awaluddin, PLN dan AP II telah menunjukkan sinergi yang baik dalam hal penyediaan pasokan listrik untuk kegiatan kebandarudaraan sejak bandara ini mulai beroperasi pada tahun 1984. Sinergi ini ditingkatkan dalam hal penyediaan pasokan utama listrik ke gardu induk khusus di bandara, serta JIAC 1, 2, 3, dan 4 yang kemudian berperan sebagai back up. "Hal ini akan membuat sistem kelistrikan di bandara semakin handal.” Awaluddin menegaskan, pembangunan gardu induk khusus ini juga bertujuan untuk mendukung operasional Terminal 3, di mana ketika sudah beroperasi penuh dibutuhkan listrik hingga 30 MVA khusus untuk Terminal 3. Simak: Kasus Bumiputera Bisa Memicu Moral Hazard, Ini Kata Pengurus Sekretaris Perusahaan PT Angkasa Pura II, Agus Haryadi mengatakan saat ini PLN telah memasok listrik sebesar 65 MVA untuk Bandara  Soekarno-Hatta. Pada 2021 diperkirakan kebutuhan meningkat mencapai 135 MVA seiring dengan operasional infrastruktur baru seperti skytrain, stasiun kereta bandara, integrated building, cargo village, runway ketiga, revitalitasi Terminal 1 dan 2, dan lain sebagainya.  Menurut Agus, , peningkatan pada sistem kelistrikan lainnya adalah masing-masing terminal di  Bandara Soekarno-Hatta akan dilengkapi main power station (MPS) untuk mempermudah pengaturan arus pendistribusian kelistrikan di terminal-terminal."Adapun saat ini baru terdapat satu MPS untuk mengatur pendistribusian listrik di seluruh kawasan bandara." Peningkatan kualitas sistem kelistrikan juga dilakukan melalui penerapan digitalisasi dengan mengimplementasikan sistem SCADA atau supervisory control and data acquisition.SCADA memungkinkan Angkasa Pura II membangun satu tempat khusus sebagai pusat informasi dan pemantauan seluruh sistem kelistrikan di Bandara Soekarno-Hatta, sehingga dapat lebih cepat mengantisipasi kemungkinan adanya gangguan serta menjalankan langkah kontingensi untuk menanggulangi gangguan. Melalui pembangunan gardu induk khusus, pembangunan main power station untuk masing-masing terminal, serta implementasi SCADA, maka AP II optimistis sistem kelistrikan semakin handal untuk mendukung operasional dan peningkatan pelayanan di Bandara  Soekarno-Hatta.

 
More...
15 Feb 2017

infonusantara.co.id, Taput – Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan didampingi  Kepala Bappeda Indra Simare-mare,  Kadis Pariwisata Binhot Aritonang, Kadis Kominfo Polmudi Sagala,  Kadis Perhubungan  Erikson Siagian, Kadis Lindup dan Kehutanan Benhur Simamora,  Kabag Umum  Sasma Situmorang dan Kabag Humas Donna Situmeang menghadiri Rapat Pembahasan Persiapan Bandara Silangit  taraf Internasional bertempat di Kantor sementara BOKPDT Jl. RS Hadji Medan. Rapat tersebut dimulai pemaparan oleh Dirut Badan Pelaksana BOKPDT Arie Setyo tentang kebutuhan dan peluang-peluang yang terbuka setelah Bandara bertaraf Internasional.  

 
More...
14 Feb 2017

MAJALENGKA. Bandara International Jawa Barat (BIJB) menargetkan operasional Bandara Kertajati di Majalengka soft launcing pada Februari 2018. Hingga minggu pertama Februari 2017, pengerjaan pembangunan bandara ini sudah mencapai 30,09%.

 
More...
08 Feb 2017

Tengah tahun 2017 ini, Bandara Soekarno-Hatta akan makin cantik. Akses di dalam bandara, terutama antar terminal dipastikan akan lebih lancar karena akan dioperasikannya skytrain atau Automated People Mover System (APMS) secara gratis. artinya, penumpang tidak harus membayar untuk mendapatkan pelayanan kereta layang ini. Jika anda pernah berkunjung ke Bandara Changi, Singapura dan melihat kereta berputar-putar di atas tiang-tiang tinggi, bergerak antar terminal, kira-kira begitulah nanti skytrain yang ada di Bandara Soekarno-Hatta.

 
More...
07 Feb 2017

Tangerang, Katakota.com- Walikota Tangerang mendukung upaya pengembangan sarana dan prasarana Bandara Soekarno Hatta yang berkualitas dan lebih baik. Terlebih pengembangan yang berwawasan lingkungan sejalan dengan predikat Adipura Kencana yang diraih Kota Tangerang

 
More...
06 Feb 2017

Airmagz.com, Jakarta – Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta mengalami listrik padam selama saru jam pada Minggu (5/2) malam. Meski listrik mati, Senior General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta Suriawan Wakan mengatakan, hal itu tak mengganggu jadwal penerbangan dan operasional.

 
More...
06 Feb 2017

PT Angkasa Pura II Persero menyiapkan anggaran Rp 350 miliar untuk mengembangkan Bandara Silangit di Sumatera Utara secara bertahap tahun ini. Langkah tersebut untuk mendu­kung program pariwisata pemer­intah yang menetapkan kawasan pariwisata Danau Toba, menjadi salah satu dari 10 proyek pri­oritas sektor pariwisata yang dikembangkan. Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin mengatakan, pemanfatan dana pengembangan tersebut akan dilakukan secara bertahap dan ditargetkan selesai pada akhir 2017. Pengembangan antara lain perluasan area terminal dari 500 meter menjadi 1.700 meter hing­ga pelebaran landasan pacu. Den­gan pengembangan ini, nantinya Bandara Silangit mampu me­nampung 500 ribu penumpang dari yang saat ini baru sebesar 15.000 penumpang. "Diharapkan selesai akhir Maret, April 2017 sudah bisa beroperasi terminal baru," kata Awaluddin di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta, akhir pekan, kemarin. Selain itu, lanjut Awalud­din, dilakukan juga pengerasan dan pelebaran landasan pacu pesawat (runway) sebanyak dua tahap. Pada tahap pertama, pengerasan ditambah 10 cm yang selesai pada April 2017. Pengerasan tahap kedua, kata dia, akan dilakukan penamba­han ketebalan runway 10 cm yang ditargetkan selesai pada September 2017. AP II juga akan memperluas apron dan memperpanjang landasan pacu dari 2.400 meter menjadi 2.650 meter dengan lebar 45 meter. "Biaya total sekitar Rp 350 miliar, buat yang tadi yah, per­luasan terminal dan pengerasan kemudian penambahan panjang lintasan dan pelebaran runway," katanya. Dengan pengembangan yang dilakukan AP II pada Bandara Silangit. Awaluddin menga­takan, seluruh jenis pesawat termasuk Boeing 737-800 bisa mendarat. "Sekarang sudah variasi, ATR, bombardier, cuma yang paling besar 737-500, jadi nanti setelah pengembangan bisa sampai 737-800 bisa," ungkapnya. Selain Bandara Silangit, AP II juga tengah menyiapkan terminal baru di beberapa ban­dara lain yang mereka kelola. Bandara yang beroperasi den­gan terminal baru itu adalah Bandara Husein Sastranegara di Bandung, Bandara Depati Amir di Pangkalpinang, Ban­dara Supadio di Pontianak, serta Bandara Soekarno-Hatta yakni Terminal 3 khusus penerbangan internasional. Dengan pengoperasian Ter­minal baru di lima bandara tersebut, Awaluddin optimistis dapat menarik sebanyak 4 juta wisatawan mancanegara atau meningkat dari tahun lalu seban­yak 3,4 juta wisman. "Terminal baru dengan ka­pasitas penumpang yang men­ingkat serta luas yang jauh lebih besar akan mendukung perseroan dalam melakukan ekspansi tahun ini, khususnya dalam bisnis nonaeronautikal," tegas Awaluddin.[rgu/rmol]   

 
More...