Berita

AP II dan Garuda Tingkatkan Layanan Logistik

Elsa Silvia    30 Mar 2017


JAKARTA – Anak usaha PT Angkasa Pura II (Persero), yaitu PT Angkasa Pura Kargo resmi bekerja sama dengan anak usaha PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, yakni Garuda Indonesia Cargo untuk layanan logistik dan supply chain. Direktur Utama PT Angkasa Pura Kargo, Denny Fikri mengatakan kerja sama ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam meningkatkan layanan di bisnis kargo dan logistik bandara.

“Kerja sama ini dapat memberikan manfaat dan juga kontribusi atas pendapatan kedua perusahaan. Kami berupaya sinergi ini dapat memperkuat pasar kargo udara,” kata Denny melalui keterangan tertulisnya, Rabu (29/3). Ia menambahkan penjajakan kerja sama antara Garuda Indonesia dan pihaknya merupakan sinergi BUMN berkelanjutan yang sebelumnya telah dilakukan melalui kerja sama dukungan pemanfaatan lahan bisnis komersial AP II bersama Garuda dalam menunjang potensi pasar t antarkedua BUMN.

Dijelaskan Denny, salah satu ruang lingkup kerja sama tersebut adalah Cargo Sales Agent, yakni PT Angkasa Pura Kargo menjadi mitra dari Garuda Indonesia Cargo dalam pelayanan pengiriman kargo melalui maskapai Garuda Indonesia. Selain bergerak di bidang pusat logistik berikat (PLB), AP Kargo juga berkeinginan untuk melakukan ekspansi ke bidang forwading dan PLB.

Namun saat ini perusahaan akan fokus melakukan pembenahan internal sebelum merealisasikan program cargo village pada 2019.

 

Memperkuat Layanan

 

Sementara itu, Direktur Cargo Garuda Indonesia, Sigit Muhartono mengatakan MoU ini bertujuan menciptakan sinergi antar BUMN atas potensi dan keahlian yang dimiliki masing-masing sehingga ke depannya akan semakin memperkuat dan mempercepat perluasan layanan cargo baik dalan skala nasional maupun internasional.

“Komitmen bersama yang dibuat antara Garuda Indonesia dan PT Angkasa Pura Kargo merupakan bagian bagian dari visi dan strategi perusahaan dalam memperkuat lini bisnis kargo Garuda, hal tersebut juga sejalan dengan target perusahaan dalam meningkatkan potensi pertumbuhan bisnis kargo Garuda sebesar 30 persen pada tahun 2017,” katanya.

Sigit menambahkan penandatanganan nota kesepahaman antara Garuda Indonesia Cargo dan PT Angkasa Pura Kargo meliputi kerja sama di bidang logistik dan supply chain, pengelolaan pergudangan di cargo terminal operator, pemeriksaan keamanan kargo dan pos (regulated agent), pelayanan jasa kargo dan pos lainnya, hingga cargo sales agent.