Siaran Pers


TANGERANG, 14 Januari 2017 – Dalam rangka peningkatan pelayanan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan menindaklanjuti hasil rekomendasi audit Skytrax tahun 2013, PT Angkasa Pura II (Persero) sebagai pengelola bandara terbesar di Indonesia yaitu Bandara Internasional Soekarno-Hatta telah melakukan sejumlah peningkatan aspek pelayanan di terminal bagi pengguna jasa bandara.

Terobosan pelayanan yang telah disiapkan oleh perseroan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta terbagi menjadi dua aspek yaitu Customer Service Activities dan Digital Tools & Application. Customer Service Activities merupakan peningkatan pelayanan yang bersentuhan langsung dengan pengguna jasa dengan mensiagakan beberapa petugas pemandu pelayanan untuk membantu pengguna jasa selama berada di dalam terminal yang diantara yaitu Customer Service Center, Customer Service Mobile, Airport Helper, Non-smoking Area Officer, dan Service Marshall.

Kemudian dari sisi Digital Tools & Application merupakan inovasi pelayanan terbaru dari PT Angkasa Pura II (Persero) yang memanfaatkan sentuhan teknologi informasi pada sejumlah fasilitas pelayanan agar dapat memudahkan dan memanjakan pengguna jasa saat berada di bandara diantaranya adalah Smart Taxi Queuing System, Smart Parking System, 278 Access Point Free Wifi 50Mbps, 33 Access Point, Wifi Corner, Smart Toilet Feedback, dan Indonesia Airports Apps. Selain itu di Bandara Internasional Soekarno-Hatta saat ini juga telah ditambahkan 1000 trolley baru di area transit serta penambahan 976 kursi tunggu yang lebih nyaman di Terminal 3.

Di tahun 2016 Skytrax telah menyelenggarakan voting yang diikuti oleh para pengguna jasa maskapai dari seluruh dunia dan menghasilkan penilaian Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai salah satu The World’s Top 100 Airports dengan peringkat 63. Dengan semakin meningkatnya pelayanan dan inovasi yang dilakukan oleh PT Angkasa Pura II (Persero), di tahun 2017 Bandara Internasional Soekarno-Hatta ditargetkan dapat bergabung dalam jajaran peringkat 50 besar bandara terbaik di dunia.

Skytrax World Airport Awards merupakan salah satu penghargaan prestisius di industri penerbangan yang diselenggarakan tiap tahun yang didasarkan pada survei independen terhadap kepuasan pengguna jasa atas produk dan pelayanan di bandara. Pemeringkatan tersebut meliputi kriteria-kriteria pada efisiensi proses bisnis pelayanan, kenyamanan dan kebersihan terminal, fasilitas penumpang dan pelayanan staf. Serta pemeringkatan pelayanan dari sisi imigrasi, polisi, bea cukai, tenant, restoran, konter informasi, dan lain-lain.

Audit Skytrax di Indonesia dipimpin langsung oleh CEO Skytrax Edward Plaisted dan telah selesai dilaksanakan mulai dari tanggal 26 November 2016 sampai dengan 6 Desember 2016. Selain Bandara Internasional Soekarno-Hatta, bandara dibawah pengelolaan              PT Angkasa Pura II (Persero) lainnya yang juga di audit oleh Skytrax antara lain adalah Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang, Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, dan Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. 

President Director AP II Muhammad Awaluddin menjelaskan, “Hasil survei Skytrax tahun 2015 telah menunjukan bahwa Bandara Internasional Soekarno-Hatta masih memiliki potensi yang sangat luas dalam hal peningkatan pelayanan. Hal tersebut memotivasi kami untuk terus melakukan inovasi-inovasi pelayanan berkelas kepada pengguna jasa bandara sekaligus memacu kinerja kami untuk bisa mengantarkan bandara terbesar dan kebanggaan Indonesia ini mencapai target peringkat 50 besar World’s Best Airport”.

Kami pun mengajak seluruh pengguna jasa bandara dan bangsa Indonesia untuk dapat memberikan dukungan untuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai World’s Best Airport 2017 melalui partisipasi voting dengan mencantumkan nama bandara “Jakarta Int Airport” pada link http://www.worldairportsurvey.com/surveys/favorite_airport.html.

Di tahun 2017 PT Angkasa Pura II (Persero) tengah mempersiapkan percepatan penyelesaian proyek-proyek fasilitas baru di Bandara Internasional Soekarno-Hatta diantaranya stasiun kereta bandara yang akan selesai April 2017 dan akan dioperasikan oleh PT. KAI di bulan Juli 2017, kemudian Automated People Mover System antar terminal yang ditargetkan beroperasi pada Juni 2017, serta Terminal 3 yang akan beroperasi penuh dengan melayani penerbangan internasional untuk Garuda Indonesia, Skyteam, dan seluruh maskapai internasional pada Juli 2017.