Siaran Pers


Sebagai wujud nyata upaya memperkokoh sinergi antar mitra kerja, serta salah satu langkah pencapaian target perusahaan tahun 2018 untuk mencapai 1 juta pergerakan pesawat  di seluruh bandara yg dikelola AP II, sehubungan dengan ini AP II menyelenggarakan kegiatan Airlines, Airport-Airnav Authority Gathering pada tanggal 23-24 Maret 2018.

Bertempat di Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau, AP II mengundang pemerintah daerah,  regulator, maskapai domestik dan internasional, serta penyedia jasa layanan navigasi penerbangan. Langkah ini penting untuk dilakukan guna memacu peningkatan jumlah pergerakan pesawat, baik untuk rute domestik maupun internasional sehingga mampu memberikan dampak positif bagi semua pihak.

Kegiatan ini juga dijadikan sebagai ajang untuk menjaring dan memperluas peluang bisnis perusahaan dengan memaksimalkan air slot time yang berdampak pada jumlah pergerakan pesawat. Hal ini juga sejalan dengan target peningkatan FTA ( foreign tourist arrival) yang pada tahun 2018 ditargetkan mencapai 4 juta wisatawan asing.

Selaras dengan target-target yang telah dicanangkan oleh Pemerintah, manajemen AP II telah menjalankan sejumlah program guna mendukung maksimalisasi pengelolaan dan pelayanan bandara. Adapun pengembangan-pengembangan bandara yang telah dijalankan antara lain revitalisasi Terminal 1 dan 2 serta pembangunan runway 3 Bandara Internasoinal Soekarno Hatta, ekspansi kapasitas dan fasilitas Bandara Banyuwangi untuk menjadi bandara internasional, serta pengoperasian Bandara Kertajati yang rencanya akan mulai dioperasikan pada Juni 2018.

Tak hanya melakukan pengembangan pada sektor operasional bandara, manajemen AP II tetap berkomitmen memberikan pelayanan prima pada pelanggan bandara. Melalui program airport digital journey experience, AP II mengajak pelanggan bandara untuk dapat menikmati berbagai layanan berbasis digital yang memberikan kemudahan serta kenyamanan selama berada di bandara. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional bandara dan memberikan dampak pada peningkatan kualitas pelayanan sehinga mampu menciptakan impresi yang baik kepada pelanggan bandara.

President Director AP II, Muhammad Awaluddin, menyampaikan, "Untuk pertama kalinya, pada tahun 2017 bandara2 di AP II menembus angka psikologis 100 juta penumpang. Hal ini tidak bisa kita realisasikan tanpa ada kolaborasi yang baik antara bandara dan maskapai. Presiden Jokowi bahkan menyatakan bahwa core ekonomi Indonesia kedepan adalah menyediakan jasa pelayanan pariwisata. Selain itu pada tahun ini, Kementerian Pariwisata mendorong program besar utk mendatangkan turis mamcanegara ke Indonesia dalam Foreign Tourist Arrival (FTA) yang mana peran dari bandara dan maskapai sangat menentukan"

Pada kesempatan ini pula, AP II juga mendapat dukungan penuh dari kementerian Perhubungan melalui Dirjen Perhubungan Udara untuk mengembangkan dan meningkatkan konektifitas di bandara-bandara AP II serta dukungan Provinsi Kepulauan Riau dan Provinsi Sumatera Barat, dan   Dinas Pariwisata untuk turut mempromosikan event serta objek wisata daerah yang berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan lokal maupung asing.

Director of Production Garuda Indonesia, Puji Nur Handayani mengatakan "Kami sangat mengapresiasi AP II untuk mengadakan acara ini dimana acara seperti ini dapat meningkatkan synergi antar stakeholder bandara untuk dapat memajukan industri transportasi.

Acara yang akan masuk dalam agenda rutin tahunan perusahaan ini tentunya diharapkan dapat terus meningkatkan pergerakan pesawat disetiap bandara yang dikelola oleh AP II. Pada tahun 2017 tercatat pergerakan pesawat telah mencapai 821.000 pergerakan dan pada tahun 2018 ditargetkan mencapai 1 juta pergerakan atau mengalami peningkatan sebesar 24% dari tahun sebelumnya.