Siaran Pers


Tangerang – PT Angkasa Pura II (Persero) menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada para penumpang yang menggunakan skytrain Bandara Internasional Soekarno-Hatta saat terjadi gangguan serta ketika dilakukannya pemeliharaan skytrain minggu lalu. Kami akan terus berupaya memperbaiki dan memaksimalkan pelayanan bagi para penumpang ke depannya.

PT Angkasa Pura II (Persero) selalu berupaya melakukan peningkatan dalam pelayanan kepada penumpang. Salah satu upaya peningkatan pelayanan tersebut adalah dengan menjalankan Sistem pengoperasian skytrain yang akan menjalankan pengoperasian full OCC (Operatioan Command Center) untuk meningkatkan waktu tempuh (headway) skytrain yang semula 15 menit menjadi hanya 5 menit saja pada awal tahun 2019 dengan menggunakan minimal 3 trainset dari 6 trainset yang dimiliki.

President Director PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, menyatakan “Kami terus meningkatkan pelayanan dengan selalu diiringi oleh kajian serta evaluasi berkala demi keamananan dan kenyamanan para penumpang.”

Keselamatan penumpang merupakan prioritas utama PT Angkasa Pura II (Persero), dengan kapasitas dan waktu tempuh yang terus ditingkatkan, diharapkan penumpang akan dapat lebih nyaman merasakan pelayanan yang diberikan PT Angkasa Pura II (Persero).

Skytrain sendiri merupakan moda transportasi tanpa awak dengan menggunakan sistem automated guideway transit yang pertama di Indonesia. Saat ini telah beroperasi skytrain dengan dual track pada lintasan sepanjang 3km. Kedepannya pengoperasian skytrain akan dilengkapi dengan track yang diperpanjang sampai ke Terminal 4 dan area komersial Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan sistem pengoperasian yang akan dijalankan secara otomatis.