Siaran Pers


PT Angkasa Pura II (Persero) mendukung pengembangan Unit Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dengan menyambut pembukaan kedai kopi lokal binaannya NA Coffee di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jumat (19/1). Kedai kopi yang dirintis anak-anak muda dari Aceh ini berada di bawah bimbingan DR Iskandarsyah Madjid dari Pembina UMKM Universitas Syiah Kuala Aceh.

Direktur of Finance PT Angkasa Pura II (Persero) Andra Y Agussalam mengatakan bahwa dukungan terhadap UMKM ini bertujuan untuk mengimbangi dominasi kedai-kedai kopi asing khususnya yang ada di bandara-bandara milik  perusahaan. “Kami mendatangkan khusus NA Coffee untuk dapat berwirausaha mengingat masih minimnya jumlah kedai kopi lokal yang ada di bandara,” ungkap Andra.

Disamping itu, lanjut Andra, pembukaan kedai ini menjadi wujud persaingan sehat yang dilakukan pemuda-pemuda kreatif bangsa untuk bersaing dengan kedai kopi asing yang sudah ada lebih dulu. “Kedai kopi menjadi pilihan usaha tepat mengingat makin menjamurnya usaha kopi lokal yang rasanya tak kalah dari kopi asing. Dan kami mendukung usaha anak bangsa untuk memperkenalkan Indonesia melalui cita rasa kopi yang berbeda dari masing-masing wilayah,” terang Andra.

Sebagai pengelola 14 bandara di Indonesia, PT Angkasa Pura II (Persero) akan terus mendatangkan kedai kopi lokal untuk membuka gerai di terminal bandara. Seperti kedai kopi yang cukup fenomenal dan sudah berjalan hampir setahun di Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang, yakni kedai kopi Kok Tong. Kedai kopi ini tak kalah penjualannya dengan kedai kopi asing yang sudah terkenal.

Komisaris Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Rhenald Kasali menuturkan bahwa langkah AP II ini merupakan cara efektif untuk mengangkat potensi lokal dan mengembangkan UMKM tanpa harus melakukan penyuluhan atau seminar usaha. Disamping itu lanjut Rhenald, ini merupakan kepedulian AP II kepada UMKM. "Saya diberikan arahan oleh Presiden Joko Widodo untuk memberikan ruang seluas-luasnya bagi para masyarakat dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan. Oleh karena itu, kegiatan ini merupakan kepedulian kami untuk menjalankan arahan presiden," tutupnya.