Siaran Pers


Tangerang, September 2018 – PT Angkasa Pura II (Persero) bersinergi dengan PT Bukit Asam (Tbk) menandatangi Nota Kesepahaman dalam rangka Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dimana PT Angkasa Pura II (Persero) diwakili Director of Engineering and Operation Djoko Murjatmodjo dan PT Bukit Asam (Tbk) diwakili oleh Direktur Pengembangan Usaha, Fuad I.Z. Fachroeddin.

Penandatanganan Nota Kesepahaman ini bertempat di Kantor Pusat PT Angkasa Pura II (Persero) yang berlokasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekaligus sebagai bentuk kerjasama strategis yang saling menguntungkan.

Director of Engineering and Operation PT Angkasa Pura II (Persero), Djoko Murjatmodjo mengatakan, “Energi alternatif dan terbarukan diperlukan oleh PT Angkasa Pura II (Persero) untuk menopang penggunaan listrik PLN yang sangat besar. Dengan melihat dampak cost penggunaan listrik yang tinggi, maka apabila ada sumber energi listrik yang lebih murah dibandingkan PLN, dapat dipertimbangkan untuk menggunakan listrik alternatif dalam mencapai efisiensi operasi bandara. Ke depannya, akan dilanjutkan pembuatan PKS dengan aspek komersial di dalamnya.”

Direktur Utama PT Bukit Asam (Tbk), Arviyan Arifin mengatakan, “Penandatanganan MoU ini merupakan langkah awal sinergi antara PT Angkasa Pura II dan PT Bukit Asam, semoga segala sesuatunya berjalan dengan lancr hingga perjanjian kerjasama nantinya.”

PT Angkasa Pura II terikat dengan peraturan standar emisi dunia dalam pengelolaan bandara, dan berusaha menerapkan operasi bandara yang ramah lingkungan, salah satunya dengan melakukan rencana kerjasama dengan PT Bukit Asam dalam penerapan sumber listrik alternatif yang lebih efisian yakni Pembangkit Listrik Tenaga Surya. Tidak hanya itu, PT Angkasa Pura II juga menggunakan mobil listrik di sisi operasional groundhandling bandara PT Angkasa Pura II (Persero) sebagai bentuk partisipasi korporasi dalam menjaga lingkungan.

President Director PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin mengatakan “Penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya ini merupakan langkah korporasi sebagai bentuk partisipasi dalam menjaga lingkungan serta untuk menjadi Eco Friendly Airport dengan menggunakan sumber energi alternative baru dan terbarukan selain fossil fuel.”

Tidak hanya itu, sebagai pilot project dalam implementasi Eco Friendly Airport PT Angkasa Pura II juga menggunakan teknologi dengan sumber energi alternatif seperti penggunaan panel-panel surya untuk lampu penerangan jalan serta nantinya akan menggunakan bus listrik untuk operasional bandara PT Angkasa Pura II (Persero).