Siaran Pers


PONTIANAK –  PT Angkasa Pura II (Persero) menargetkan Terminal Baru Bandara Supadio, Pontianak, dapat beroperasi penuh pada Semester I/2017.

Total luas terminal baru ini mencapai 32.000 m2 dengan kapasitas sebanyak 3,8 juta penumpang per tahun. Adapun saat ini terminal baru tersebut telah dioperasikan sebagian atau seluas 13.683 m2 yang dapat menampung 1,5 juta penumpang per tahun.

Terminal baru yang dibangun dengan investasi mencapai sekitar Rp 550 miliar ini disiapkan untuk diantaranya mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Kalimantan Barat khususnya Pontianak dan sekitarnya.

Presiden Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan, “Pembangunan terminal baru di Bandara Supadio termasuk unik dan membutuhkan effort lebih. Bangunan terminal baru ini di bangun di lokasi yang sama persis dengan bangunan terminal lama. Pembangunan di bagi menjadi Tahap I dan II, di mana Tahap I dimulai ketika sebagian terminal lama usai dirubuhkan, begitu juga dengan Tahap II dimulai ketika sebagian lain dari terminal lama dihilangkan. Tentunya dilakukan berbagai penyesuaian agar bandara secara keseluruhan dapat tetap berjalan normal saat dilakukan pengembangan terminal.”

“Kami berharap terminal baru dengan desain modern serta luas yang jauh lebih besar dari terminal lama ini dapat menjadi kebanggaan baru masyarakat Kalimantan Barat dan menjadi ikon baru di Pontianak,” jelas Muhammad Awaluddin.

Melalui terminal baru ini AP II menargetkan dapat lebih banyak rute penerbangan dari dan ke pontianak baik itu rute domestik maupun internasional. Saat ini maskapai sudah mengoperasikan sebanyak 11 rute penerbangan domestik dan 2 rute internasional tujuan Kuala Lumpur dan Kuching, Malaysia.

Sejalan dengan hal tersebut, pendapatan pada 2017 ditargetkan dapat meningkat sekitar 13% menjadi Rp 114,61 miliar dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Adapun ke depannya direncanakan pembukaan rute oleh maskapai nasional dari Pontianak ke Singapura dan sebaliknya.

PT Angkasa Pura II (Persero) saat ini juga telah menjalin kerjasama dengan Kementerian Pariwisata dalam menarik kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia melalui bandara-bandara di lingkungan perusahaan termasuk di Bandara Supadio.

Koordinasi dan kerjasama juga selalu dilakukan dengan Pemprov Kalbar dalam mempromosikan pariwisata di Pontianak.