COVID019
Untuk informasi detail perkembangan dan kebijakan-kebijakan terkait dengan Covid-19 dapat diakses disini.
Anjuran Perjalanan pada Masa Covid-19 di Bandara-Bandara Angkasa Pura II. Klik disini.
Peningkatan Tindakan Pencegahan Terhadap Covid-19 di Bandara-Bandara Angkasa Pura II. Klik disini.
X

  • Berita & Event
  • Dukung Permenhub 25/2020, PT Angkasa Pura II Lakukan Penyesuaian Operasional Bandara

Berita & Event

Berita terbaru mengenai PT Angkasa Pura II (Persero)

Dukung Permenhub 25/2020, PT Angkasa Pura II Lakukan Penyesuaian Operasional Bandara

23 Apr 2020

Jakarta - Semua bandara PT Angkasa Pura II (Persero) dipastikan akan terus beroperasi, di mana pada periode 24 April - 1 Juni 2020 hanya melayani penerbangan kargo dan sejumlah penerbangan khusus.

Sementara itu, penerbangan penumpang terjadwal dan tidak terjadwal sementara tidak dioperasikan selama periode ini.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan No. 25 tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi selama Musim Mud Idul Fitri 1441 H dalam konteks Mencegah Penyebaran COVID-19.

Saat ini PT Angkasa Pura II mengelola 19 bandara yaitu Soekarno-Hatta (Tangerang), Halim Perdanakusuma (Jakarta), Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), Kualanamu (Deli Serdang), Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru), Silangit (Tapanuli Utara).

Kemudian, Raja Haji Fisabilillah (Tanjung Pinang), Supadio (Pontianak), Banyuwangi, Radin Inten II (Lampung), Husein Sastranegara (Bandung), Depati Amir (Pangkalpinang), Sultan Thaha (Jambi), HAS Hanandjoeddin (Belitung), Tjilik Riwut (Palangkaraya) dan Kertajati (Majalengka), Fatmawati Soekarno (Bengkulu), Sultan Iskandar Muda (Aceh) dan Minangkabau (Padang).

VP Komunikasi Korporat PT Angkasa Pura II Yado Yarismano mengatakan perusahaan memiliki 4 pilihan pola operasional yang dapat disesuaikan dengan kondisi yang ada.

"PT Angkasa Pura II berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan terkait instruksi pelaksanaan dan instruksi teknis yang terkait dengan Menteri Perhubungan dan kami akan menyesuaikannya dengan pola operasional di seluruh bandara."

"Tentu saja, bandara akan terus beroperasi untuk melayani penerbangan kargo dan sejumlah penerbangan khusus," kata Yado Yarismano

Operasi bandara memang masih berlangsung untuk melayani:


1. Pemimpin Penerbangan dari institusi tinggi Republik Indonesia dan tamu / perwakilan
kenegaraan dan perwakilan organisasi internasional

2. Operasi repatriasi penerbangan khusus (penerbangan repatriasi)
repatriasi warga negara Indonesia dan orang asing

3. Penegakan hukum operasional, ketertiban dan layanan darurat

4. Operasi Transportasi Kargo (kargo penting dan esensial). Pesawat
konfigurasi penumpang dapat digunakan untuk mengangkut kargo di dalam kabin penumpang (kompartemen penumpang / kabin) khusus untuk transportasi medis, kesehatan, dan sanitasi dan kebutuhan makanan

5. Operasi lain dengan izin Menteri untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19

6. Sebagai bandara alternatif jika ada pesawat yang mengalami kendala teknis dan operasional, dan mengharuskan bandara untuk mendarat

7. Penerbangan membawa sampel zat infeksi COVID-19